Salah
satu taman adalah Taman Bondas yang berada di Kota Batu. Taman Hutan Kota Batu
atau juga disebut Taman Bondas, dulunya hanyalah lapangan sepak bola kosong
yang tidak terawat. Saat musim kemarau debunya luar biasa, dan saat musim hujan
menjadi gumpalan lumpur di mana-mana. Tidak layak untuk dijadikan sarana olah
raga, dan juga menjadi sebidang tanah yang kurang berguna. Sehingga dengan
tidak digunakannya taman tesebut maka tanah lapang kosong ini diubah menjadi
Taman Hutan Kota Batu pada tahun 2012, yang digunakan sebagai taman penghijauan
Kota Batu. Di tengah taman disediakan gazebo untuk beristirahat serta ada
sebuah monumen bertuliskan Kota Wisata Batu dengan latar belakang Gunung
Panderman. Ada juga logo “Shining Batu” sebagai hiasan taman. Taman hutan Kota
Batu terletak di pinggir jalan sehingga untuk menemukan taman tersebut tidaklah
susah.
Didalam
taman kota hutan Batu terdapat banyak fasilitas yang dapat digunakan secara
gratis, yaitu jalan setapak yang digunakan untuk sarana keliling taman tanpa
harus menginjak atau merusak taman tersebut. Lalu disediakan kursi yang
digunakan untuk duduk oleh seteap pengunjung yang ingin melihat pemandangan di
taman tersebut. Dalam sebuah tata ruang untuk taman, tempat sampah tidak akan
terlupakan. Karena tempaat sampah sangat berpengaruh sebagai tempat sampah yang
dibuang oleh pengunjung agar tidak merusak lingkungan. Fasilitas bermain, itu
akan menambah daya minat pengunjung. Lalu tempat untuk olah raga, itu juga
menjadi daya Tarik minat tersendiri dalam taman. Konsep pengembangan taman ini
yaitu memberikan sarana prasarana untuk jogging track, pijat refleksi, tempat
duduk, dan Taman Baca. Taman ini menyediakan tiga gazebo untuk beristirahat
serta di tengah taman dibuat sebuah monumen yang bertuliskan Kota Wisata Batu,
sebuah logo bertuliskan Shining Batu dengan latar belakang Gunung Panderman.
Kondisi taman di malam hari sangat terang yang dilengkapi lampu-lampu bundar
yang dipasang mengelilingi taman dan ramai pengunjung. Keberadaan taman hutan
bondas ini lebih sepi pengunjung dibandingkan dengan taman lainnya seperti
alun- alun. Pembangunan taman ini terkesan kurang diketahui oleh masyarakat,
jika dilihat dari wilayah taman ini berada diantara wisata Jatim Park dan
Museum Angkut. Taman Hutan Kota ini seharusnya dapat berpotensi untuk menarik
pengunjung dari kota batu atau wisatawan luar kota. Aksesibilitas dan kondisi
lingkungan sekitar taman yang sepi membuat kurangnya pengunjung yang ingin ke
taman. Upaya pemerintah yaitu akan mengalokasikan untuk penambahan taman
bermain (play groud) di taman hutan kota ini. Dalam penambahan fasilitas ini
diharapkan dapat mengundang pengunjung untuk ke taman. Dalam peningkatan
pengembangan taman hutan kota ini harus memperhatikan fungsi utama taman kota
yaitu fungsi ekologis, fungsi sosial, fungsi estetika dan fungsi edukatif.
Untuk itu diperlukan sebuah tindakan–tindakan sebuah penelitian mengenai konsep
pengembangan taman hutan Bondas berdasarkan evaluasi kinerja di Kota Batu
sehingga dapat menarik pengunjung untuk datang ke taman dan membuat lebih
nyaman berada pada taman kota ini.
Tetapi
pada saat saya ke taman tersebut ada beberapa bagian taman yang kurang
penghijauan terutama pohon. Ada pohon yang sudah mati tetapi tidak diganti. Dan
juga rumput dalam taman yang sudah sanggat tinggi itu akan dapat menggangu
pengunjung yang akan melihat-lihat taman tersebut.








Tidak ada komentar:
Posting Komentar